Kesalahpahaman itulah yang menimbulkan konflik internal antara anggota dan Tim penjualan dalam Kelompok Tani HKm Wonorejo, Nglipar. Namun pada akhirnya kedua pihak antara sub kelompok dan Tim penebangan HKm Wonorejo sadar bahwa konflik tersebut hanya akan merugikan diri sendiri dan dapat memecah belah persaudaraan.
Pada hari Senin tanggal 9 Maret 2020 di Balai Desa Katongan, Nglipar telah dilakukan Mediasi antara kedua pihak yang didampingi oleh Kades Katongan serta menyatakan sikap untuk sepakat mengakhiri konflik dan bertekad untuk membangun kebersamaan untuk Gunungkidul yang kondusif.
Hal tersebut diwujudkan dengan pembentangan banner yang bertuliskan *HKm Wonorejo Membangun Kebersamaan Untuk Gunungkidul Yang Kondusif*. Dimana pernyataan sikap tersebut menggambarkan bahwa konflik di dalam Kelompok Tani HKm Wonorejo telah berakhir tanpa adanya pihak yang dirugikan. (Rik)


0 Comments