Akhiri Konflik, HKm Wonorejo Bangun Semangat Kebersamaan

Gunungkidul (newsflash-ri)___Penjualan hasil panen kayu jati di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Wonorejo, Nglipar yang tidak membuahkan keuntungan berujung dengan adanya konflik didalam kelompok tani. Anggota kelompok yang merasa merugi menuding bahwa Tim penjualan HKm Wonorejo tidak bekerja secara terbuka terkait harga maupun proses penjualan hasil panen. Namun disatu sisi, pihak Tim penjualan beranggapan bahwa telah bekerja dengan profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kesalahpahaman itulah yang menimbulkan konflik internal antara anggota dan Tim penjualan dalam Kelompok Tani HKm Wonorejo, Nglipar. Namun pada akhirnya kedua pihak antara sub kelompok dan Tim penebangan HKm Wonorejo sadar bahwa konflik tersebut hanya akan merugikan diri sendiri dan dapat memecah belah persaudaraan. 

Pada hari Senin tanggal 9 Maret 2020 di Balai Desa Katongan, Nglipar telah dilakukan Mediasi antara kedua pihak yang didampingi oleh Kades Katongan serta menyatakan sikap untuk sepakat mengakhiri konflik dan bertekad untuk membangun kebersamaan untuk Gunungkidul yang kondusif.

Hal tersebut diwujudkan dengan pembentangan banner yang bertuliskan *HKm Wonorejo Membangun Kebersamaan Untuk Gunungkidul Yang Kondusif*. Dimana pernyataan sikap tersebut menggambarkan bahwa konflik di dalam Kelompok Tani HKm Wonorejo telah berakhir tanpa adanya pihak yang dirugikan. (Rik)

0 Comments