Sleman (newsflash-ri)____Tebing Breksi merupakan tempat wisata yang berada di wilayah Kabupaten Sleman. Lokasinya berada di sebelah selatan Candi Prambanan dan berdekatan dengan Candi Ijo serta Kompleks Keraton Boko. Lokasi Wisata Tebing Breksi tepatnya berada di Desa Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman.
Kelompok masyarakat Sambirejo yang mengelola wisata tebing breksi tergabung dalam kelompok paguyuban lowo ijo dengan ketua sdr. Kholiq widianto. Paguyuban ini secara stuktural berada di bawah Bumdes Sambirejo dan dalam operasionalnya dibawah pokdarwis Tlatar Seneng yang juga bertindak sebagai penasihat.
Ditutupnya obyek wisata di wilayah Sleman guna meminilisir penyebaran covid 19 oleh pemda Sleman sejak tanggal 25 Maret 2020 yang lalu sangat membawa dampak yang cukup berat bagi para pelaku usaha wisata. Dimasa pandemi 19 ini kelompok paguyuban Lowo Ijo juga terdampak secara ekonomi, mengingat banyak masyarakat Sambirejo yang mengandalkan sektor usaha wisata sebagai mata pencaharian pokok.
Rencana Pemerintah daerah dalam tahapan new normal atau tatanan kehidupan baru adalah salah satunya untuk membuka kembali obyek wisata Tebing Breksi pada bulan Juli 2020 mendatang. Hal tersebut telah mendapatkan respon positif dan membawa angin segar bagi anggota paguyuban lowo ijo.
Ketua paguyuban Lowo Ijo sdr Kholiq widianto mengatakan pihaknya mulai melakukan perencanaan terkait jumlah wisatawan yang boleh masuk. Termasuk durasi kunjungan wisatawan di kawasan wisata geoheritage itu.
"Pastinya nanti akan ada pembatasan supaya bisa tetap menjaga protokol COVID-19 seperti jaga jarak, cuci tangan dan lain sebagainya," kata pria yang akrab disapa Kholiq, Selasa (16/6)
Kholiq juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan sarana prasarana untuk menyambut wisatawan. Termasuk memperbanyak jumlah wastafel di lokasi yang strategis.
"Sarana umum kami siapkan. Ada lebih dari 25 wastafel sudah disiapkan di setiap titik kumpul dan lokasi strategis," jelasnya. Kami juga melakukan pelatihan anggota paguyuban guna mempersiapkan kedatangan pengunjung agar nantinya SOP protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru di Tebing Breksi. Paguyuban lowo ijo juga selalu berkoordinasi dengan tim pokdarwis di Sumberejo dan juga pemerintah desa dan Dinas Pariwisata terutama pada saat kondisi pandemi Covid 19 ini.
Secara terpisah ketua Pokdarwis Tlatar Seneng bpk. Mujimin ,S.Sos ( Sekdes Sambirejo ) selaku kelompok masyarakat sadar wisata ( Pokdarwis ) kawasan wisata yang ada di wilayah desa Sambirejo seperti Tebing Breksi, Candi Ijo, Paku Payung, Sport Riyadi mengatakan bahwa dirinya bersama Pemdes Sambirejo selalu melakukan koordinasi dengan pemda setempat baik kecamatan maupun kabupaten Sleman guna pengembangan obyek wisata yang dikelola oleh Pokdarwis terutama di masa Pandemi Covid 19 yang saat ini sedang terjadi dan entah sampai kapan akan berakhirnya.(bar)



0 Comments