Gunungkidul (newsflash-ri)___ Gerakan Bhakti Cendana (GBC) menjadi salah satu organ penting tidak saja bagi keluarga Presiden Kedua Indonesia, H. Muhammad Soeharto (Alm) namun juga bagi bangsa Indonesia. Dikukuhkan langsung oleh Putri Pertama Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau 'Mbak Tutut', GBC adalah organ yang didirikan oleh Muhammad Ali Asegaf dan Benny Sadikin, sejak maret 2018 di Jakarta. Gerakan Bhakti Cendana tersebut juga mulai dikonsep dan dikukuhkan di Kabupaten Gunungkidul dan Yogyakarta, ujar Agus Darmaji ( Ketua Korda GBC Gunungkidul ).
Kepada redaksi, Agus Darmaji ( Ketua Korda GBC Gunungkidul ) menuturkan langsung perjuangan GBC yang diawali dengan tagline "Mengembalikan Indonesia menjadi Indonesia", salah satunya adalah dengan membangun kembali ekonomi kerakyatan untuk Indonesia yang lebih baik.
Atas dasar keprihatinan melihat kondisi perekonomian bangsa Indonesia yang kian terpuruk, maka salah satu gagasan yang kini menjadi program GBC adalah mengembalikan kejayaan ekonomi Indonesia berdasar ekonomi kerakyatan seperti era zaman kepemimpinan Soeharto yang sukses melalui swasembada pangan.
Menurut pria yang didaulat oleh GBC Pusat, Agus Darmaji Ketua Korda GBC Gunungkidul sejak awal mula didirikan ini, keinginan kuat GBC untuk membangun kembali ekonomi kerakyatan dimulai dari visi dan misi untuk membantu masyarakat sampai ekonominya itu terbangun dalam ulasanya saat melakukan kegiatan Orientasi dan Syukuran oleh pengurus Korda dan Korwil DIY DPP GBC di Warung Sate Tobong 08 Agustus 2020.
"Konsep yang akan dibangun GPC adalah membuat usulan usulan dari tingkat Korda / Korwil dan kemudian akan dibawa ke Cendana, seperti usulan dari daerah seperti Pertanian, Peternakan, Perikanan, dll, itu nanti yang akan dibangun dengan dukungan penuh keluarga Cendana. Selain itu, ke depannya, GBC juga intens untuk membangun badan usaha – usaha lain / industry turunan.
Bahwa Kegiatan Orientasi dan Syukuran oleh pengurus Korda dan Korwil DIY DPP GBC dalam rencana awal juga akan dilakukan pelantikan pengurus namun terkendala SK Kepengurusan yang belum terkirim dari pusat ke Korwil / Korda sehingga agenda dialihkan hanya kegiatan Orientasi dan tasyakuran saja. Ujar Agus.
Menyikapi Kegiatan tersebut GBC Gunungkidul juga telah menginformasikan kepada Pihak Pemerintah dan akan mematuhi Standar Protokol kesehatan covid 19 serta, akan melakukan koordinasi kepada pemerintah terkait dengan administrasi, serta sanggup menjaga situasi kamtibmas.


0 Comments