Sleman (newsflash-ri)___ Di masa Pandemi Covid 19 saat ini Pasar tradisional tetap diperbolehkan buka hanya saja, waktu operasionalnya dibatasi sampai dengan pukul 13.00 WIB. Dalam hal operasionalnya pasar tradisional harus melakukan upaya mencegah penyebaran Covid 19 bagi masyarakat dan komunitas yang ada di pasar harus menerapkan SOP protokol kesehatan.
Pemerintah daerah Kabupaten Sleman melalui Disperindag Sleman selalu memberikan edukasi kepada pedagang di pasar tradisional untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak selama pandemi COVID-19. Kebijakan diterbitkan Disperindag Kabupaten Sleman untuk aktivitas di pasar tradisional dalam menghadapi masa pandemi corona. Disperindag mewajibkan seluruh pedagang dan pengunjung yang masuk area pasar tradisional untuk menggunakan masker dan menjaga jarak guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau COVID-19.
Ketua Paguyuban Pasar Jangkang, Kecamatan Ngemplak Rumit Anggono mengatakan, Kamis (8/10) pihaknya akan membantu mengedukasi kepada para pedagang, pengunjung, dan petugas parkir pasar rakyat tersebut, agar selalu mengenakan masker guna mencegah penyebaran COVID-19.
"Untuk mencegah penularan Virus Corona di Pasar Jangkang telah disediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir di setiap pintu masuk dan dari Disperindag Sleman juga telah membuat spanduk maupun poster imbauan untuk pencegahan COVID-19," ujar Rumit.
Himbauan lain yang diberikan yakni pedagang wajib untuk mencuci tangan empat jam sekali dengan sabun dan menjaga jarak (physical distancing) dengan orang lain. Hal sama juga berlaku bagi petugas parkir di pasar-pasar,Tidak hanya penggunaan sarung tangan, jaga jarak dan masker, sekitar pasar juga akan disemprot dengan cairan disinfektan.
Kepada pengunjung pasar Jangkang baik penjual dan pembeli yang lupa tidak membawa masker , petugas pasar dalam hal ini anggota paguyuban telah menyediakan posko dan petugas untuk memberikan masker namun tidak gratis namun pengunjung tersebut harus mengganti biaya pembelian sebesar Rp.2000.
Rumit juga berkomitmen akan selalu menjalin koordinasi dengan dinas dan instansi terkait dan juga pihak kepolisian. Himbauan akan selalu diberikan dengan begitu diharapkan semakin menambah kepatuhan para pedagang maupun para pengunjung pasar untuk bersama-sama mencegah penularan COVID-19.
"Dengan kebersamaan dan kegotongroyongan semua pihak pasti akan sangat membantu dalam upaya pencegahan COVID-19 di lingkungan Pasar. Mari berani bersih untuk melawan COVID-19," katanya.(bar)



0 Comments