Sleman (newsflash-ri)____Pelaksanaan pemilihan lurah desa (Pilurdes) serentak resmi ditunda untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Adapun penundaan Pilur ini setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan surat dengan nomor nomor : 44 / Kep.KDH / A / 2021. Dalam surat tersebut disebutkan alasan penundaan karena menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait dengan angka penyebaran COVID-19 yang meningkat secara nasional akibat adanya varian Delta.
Menanggapi hal tersebut, Lurah-lurah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang tergabung dalam paguyuban kepala desa atau lurah “Manik Moyo” merasa keberatan dengan keputusan itu. "Kemarin itu Pilur di 49 kalurahan tidak ada klaster. Nah sekarang hanya 35 kalurahan. Apa yang dikhawatirkan. Yang jelas kita keberatan. Karena apa, kalau dasar hanya pandemi itu mau selesai tahun berapa. Tidak ada jaminan," kata Ketua Manik Moyo yang juga Lurah Tridadi, Irawan,SIP saat ditemui di kantornya (7/8/2021).
Untuk itu, dia meminta agar Pemkab Sleman mengakomodir keluhan para lurah dan bersurat ke Kemendagri agar Pilur bisa berlangsung sesuai jadwal. Sebab, proses Pilur di Sleman menggunakan sistem e-voting yang hanya butuh waktu 2 menit untuk memilih. Pihaknya pun memastikan pelaksanaan Pilur bisa berjalan dengan protokol kesehatan ketat." Kami minta pilur sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh Pemkab Sleman. E-voting itu dalam pelaksanaannya itu hanya satu orang pemilih hanya membutuhkan waktu 2 menit. Kami siap Pilur dengan protokol kesehatan ketat" katanya.
Dalam kesempatan tersebut Irawan juga tidak lupa menyampaikan himbauannya baik kepada para calon lurah yang akan berkompetisi maupun masyarakat Kabupaten Sleman demi kelancaran pilurdes Sleman.”Mari bersama-sama kita sukseskan pelaksanaan pilurdes Sleman, kepada para calon silahkan berkompetisi dengan arif dan jujur, hindari perpecahan dan utamakan persaudaraan. Kepada masyarakat Kabupaten Sleman yang akan menggunakan hak pilihnya, silahkan pilihlah calon terbaik yang dinilai mampu untuk memajukan desa anda. Terakhir, mari kpija jaga bersama-sama keamanan dan kenyamanan Kabupaten Sleman yang kita cintai ini” pungkasnya. (drs)


0 Comments